Sudah Tidur Cukup, Tapi Bangun Pagi Malah Kecapekan. Kenapa?

Artikel

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri – Dokter Umum.

Kita selalu ditekankan untuk bisa cukup tidur 7-8 jam setiap malam. Namun jika Anda sudah menuruti wejangan ini, kenapa tetap saja badan capek saat bangun tidur? Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hal ini. Mungkin salah satunya Anda alami tanpa disadari.

Penyebab badan capek saat bangun tidur

Ada beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan badan capek saat bangun pagi walaupun Anda yakin sudah tidur cukup. Berikut penyebabnya:

1. Tidur gelisah

Coba perhatikan kondisi tempat tidur waktu Anda bangun pagi. Jika tahu-tahu bantal “terdampar” di lantai dan seprai serta selimut jadi kusut minta ampun di ujung kasur, Anda mungkin punya kebiasaan “grasak-grusuk” saat tidur tapi tak pernah menyadarinya selama ini.

Kebiasaan tidak bisa diam saat tidur kemungkinan menandakan Anda mengalami sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome (RLS). Orang dengan sindrom ini bisa terus-terusan mengalami sensasi tidak nyaman di kedua kakinya, seperti kesemutan atau rasa panas, sehingga tanpa sadar terbiasa menggoyang-goyangkan kaki untuk meredakan sensasi tersebut.

Sindrom ini bisa membuat Anda tidak tidur nyenyak meski sudah cukup tidur 7-8 jam. Sebab, Anda akan lebih sering terbangun di tengah malam hingga terus terjebak di fase “tidur ayam” alias setengah tidur-setengah bangun. Kurang tidur inilah yang jadinya membuat badan capek saat bangun pagi.

2. Menggemeretakan gigi saat tidur

Satu lagi kebiasaan tidur tanpa sadar yang bisa mengganggu nyenyak tidur Anda. Kebiasaan menggemeretakkan gigi saat tidur (alias bruxism) akan membuat rahang dan otot-otot sekitar mulut terus bergerak dan mengencang sepanjang malam.

Kondisi ini akan membuat otot-otot wajah kelelahan yang akan berdampak pada kelelahan seluruh tubuh, karena Anda terus mengeluarkan energi sepanjang malam tanpa Anda sadari.

3. Main gadget sebelum tidur

Pada zaman serba modern nan canggih ini, pastinya sulit bagi Anda untuk tidak scrolling media sosial di handphone atau laptop sebelum tidur. Sayangnya, kebiasaan ini bisa bikin Anda capek saat bangun walaupun sudah tidur cukup.

Cahaya biru yang dipancarkan layar gawai Anda dapat mengganggu kemampuan otak untuk menghasilkan zat melatonin yang memicu ngantuk dan refleks tidur, ungkap W. Christopher Winter, M.D., dokter sekaligus penulis of The Sleep Solution. Alhasil tubuh Anda malah berjuang keras untuk tidur sehingga malah jadi tidak nyenyak. Hanya rasa capeklah yang muncul menyambut Anda saat bangun pagi nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu