Trick or Treat di tengah pandemik?

     Halloween menjadi perayaan yang paling ditunggu untuk warga Eropa dan Amerika. Tentu saja perayaan ini paling dinantikan, bayangkan saja seharian kita akan menggunakan kostum dan berkunjung ke rumah-rumah untuk mendapatkan permen secara gratis. Tidak lupa juga para remaja biasanya akan berpesta sepanjang malam, sambil berdansa dengan alunan musik yang keras.

     Di tahun 2020 di tengah pandemi ini, apa masih mungkin halloween dilakukan? Mengingat kegiatan berkumpul dengan banyak orang masih tidak diperbolehkan. Dilansir dari The Washington Post, ternyata banyak keraguan di kalangan para orang tua untuk membiarkan anak mereka berkeliling untuk mendapatkan permen.

     Berawal dari kegelisahan ini akhirnya dokter anak Phoenix Kristin Struble mengatakan, menurutnya memberi anak-anak kesempatan untuk berada di luar dan bersosialisasi (dengan menjaga jarak) penting untuk kesehatan mental. “Tidak memiliki rutinitas benar-benar berdampak pada anak-anak, apalagi memasuki musim liburan, membiarkan anak melakukan Trick or treat dan berpartisipasi dalam kegiatan Halloween dapat membantu anak-anak dengan pikiran mereka,” katanya.

     Dengan berbagai pertimbangan para dokter memutuskan untuk membiarkan anak-anak dengan budaya Halloween tetap melakukan Trick or treat dengan anjuran berikut:

  1. Minta anak-anak memakai masker wajah. (Banyak kostum dapat dengan mudah menggabungkannya.)
  2. Patuhi pedoman jarak sosial dengan berdiri terpisah sejauh enam kaki.
  3. Mintalah orang tua menemani anak-anak, berapapun usianya, untuk meminta pertanggungjawaban mereka dengan mengenakan topeng dan jarak sosial.
  4. Hindari berkumpul di sekitar depan pintu dan beranda.
  5. Gunakan hand sanitizer setelah menerima permen dari tiap rumah.
  6. Jangan makan permen saat melakukan trik-atau-mengobati – orang tua harus memastikan tangan tertentu bersih sebelum anak-anak mulai menyentuh wajah mereka dan makan permen.
  7. Pastikan anak-anak mencuci tangan mereka segera setelah mereka pulang.
  8. Minta anak-anak melepas kostum dan shower mereka.
  9. Tidak perlu mendisinfeksi pembungkus permen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu
Open chat