Artikel

Tak Perlu Pakai Masker Khusus, 5 Cara Ini Bisa Atasi Tidur Ngorok (Sleep Apnea) Secara Alami

sumber: hellosehat.com

Oleh Adelia Marista Safitri Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus – Dokter Umum.

Orang yang memiliki masalah tidur ngorok yang kronis alias sleep apnea sering disarankan untuk tidur pakai CPAP. Sayangnya, masker CPAP sering kali membuat tidur jadi tak nyenyak karena Anda tidak bisa memilih posisi tidur yang nyaman. Namun Anda tak perlu khawatir. Anda sebetulnya juga bisa mengurangi kebiasaan mendengkur dan gejala sleep apnea lainnya dengan cara yang lebih alami, lho. Lantas, bagaimana cara menghilangkan ngorok tanpa bantuan CPAP? Baca terus ulasan berikut ini.

Cara menghilangkan ngorok secara alami

Tak hanya sekadar tidur ngorok, penderita sleep apnea sering kali tiba-tiba terbangun saat tidur karena berhenti bernapas. Hal ini tentu saja membuat tidur Anda jadi tak nyaman dan jauh dari kata berkualitas.

Memang, salah satu solusi yang efektif mengatasi tidur ngorok adalah memakai alat CPAP. Namun karena harus dipakai terus selama tidur, beberapa pasien mengeluh tidak nyaman karena tidak bisa gonta-ganti posisi tidur.

Eits, jangan khawatir dulu. Sebetulnya, ada beberapa cara menghilangkan ngorok akibat sleep apnea yang lebih mudah dan alami, alias tanpa alat. Berikut caranya:

1. Ubah posisi tidur

Jika selama ini Anda suka tidur telentang setiap tidur, coba ubah posisi tidur Anda mulai malam ini. Alih-alih bikin tidur nyenyak, posisi tidur telentang justru bisa memperparah dengkuran.

Tidur telentang menyebabkan pangkal lidah terdorong ke belakang dan menyumbat jalur udara. Akibatnya, suara dan udara bergabung menjadi getaran dan menimbulkan suara ngorok yang kencang saat tidur.

Maka itu, coba ubah posisi Anda dengan tidur miring ke kanan atau kiri. Posisi tidur menyamping dapat membantu melonggarkan tenggorokan dan membantu aliran udara kembali normal.

2. Mengendalikan berat badan

Dokter biasanya menganjurkan penderita sleep apnea untuk menurunkan berat badan. Obesitas, khususnya penumpukan lemak pada tubuh bagian atas, dapat meningkatkan risiko penyumbatan pada jalan napas dan saluran hidung.

Kondisi ini menghambat aliran udara yang masuk ke dalam tubuh. Bukan cuma itu, hal ini juga bisa membuat Anda berhenti bernapas secara tiba-tiba dan dalam waktu yang lama saat tidur.

Karena itulah, mengendalikan berat badan adalah salah satu cara menghilangkan ngorok yang penting untuk Anda lakukan. Dengan berat badan yang normal, tekanan pada saluran pernapasan jadi berkurang, bukaannya lebih lebar, dan pada akhirnya mengurangi gejala sleep apnea.

3. Yoga

Sleep apnea terjadi ketika jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh berkurang karena jalur pernapasan yang menyempit. Untuk mengatasinya, yuk, coba rutin yoga dari sekarang.

Bukan hanya menguatkan jantung, latihan pernapasan saat yoga akan membantu mendorong aliran oksigen ke dalam tubuh. Jika dilakukan secara rutin, sistem pernapasan Anda akan jadi lebih kuat dan sehat. Anda pun bisa bernapas dengan lega dan tak lagi terganggu dengan kebiasaan ngorok.

4. Pasang humidifier

Cara menghilangkan ngorok akibat sleep apnea juga bisa menggunakan humidifier. Humidifier adalah sejenis alat yang berfungsi untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan yang cenderung kering.

Itulah sebabnya, alat ini bermanfaat untuk melegakan pernapasan dan mengurangi iritasi pada saluran bronkial. Udara yang terhirup akan terasa lebih lembap dan melunakkan peradangan pada saluran pernapasan.

Supaya hasilnya lebih maksimal, tambahkan beberapa minyak esensial yang tak hanya bikin tubuh rileks, tapi juga menenangkan saluran pernapasan. Misalnya minyak lavender, peppermint, atau kayu putih. Ketiga minyak esensial ini memiliki sifat antiradang yang dapat mencegah penyumbatan otot tenggorokan.

5. Berhenti merokok dan minum alkohol

Bila Anda terbiasa minum alkohol, maka tak heran kalau Anda akan mengeluarkan suara dengkuran saat tidur. Minum alkohol memang dapat mengendurkan otot-otot tubuh, termasuk otot tenggorokan.

Jika otot tenggorokan terlalu rileks, hal ini akan membuat lidah terdorong ke belakang dan menyumbat pernapasan. Selain itu, kandungan alkohol juga dapat memicu peradangan di saluran pernapasan yang menghalangi aliran udara.

Mirip dengan alkohol, kebiasaan merokok juga bisa membuat saluran pernapasan membengkak. Semakin besar pembengkakannya, maka jalur napas akan semakin sempit dan memicu suara dengkuran.

Bukan cuma demi kesehatan Anda, berhenti merokok dan minum alkohol juga menjadi cara menghilangkan ngorok yang paling efektif. Hindari juga minum obat tidur dan berbagai antihistamin yang dapat mengendurkan saluran napas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu