Ingatkah kapan terakhir kali Anda mengganti sprei tempat tidur atau mencuci bantal? Banyak orang yang mengabaikan kebersihan tempat tidur, padahal mereka menggunakannya baik di siang maupun malam hari. Jika Anda atau anggota keluarga rentan terhadap alergi atau sering mengalami gatal-gatal dan kulit kemerahan, maka bisa jadi biang keladinya berasal dari tempat tidur yang Anda tiduri setiap hari. Jangan asal saat membersihkan tempat tidur. Ayo ikuti beberapa langkah yang tepat untuk menjaga kebersihannya berikut ini.

1. Sprei Dan Selimut
Setiap harinya, kulit manusia mengalami regenerasi dengan menyingkirkan sel-sel kulit mati. Selain itu ketika kita tidur, tubuh juga mengeluarkan keringat yang membuat sprei lembab. Sel kulit mati, keringat dan permukaan yang lembab merupakan tempat favorit kuman, kutu dan bakteri berkumpul.

Meskipun tidak terlalu membahayakan, kutu atau serangga yang bersarang di tempat tidur mengeluarkan kotoran yang menjadi pemicu alergi. Akibatnya mata bisa merah dan gatal-gatal, peradangan pada hidung hingga asma. Untuk itu, jagalah kebersihannya dengan rajin mencucinya. Salah salah satu kasur yang aman ada di Toko Springbed American Pillo.

2. Bantal
Bagian dalam bantal atau busa bantal sifatnya seperti spons yang menyerap keringat, sehingga menjadi tempat favorit untuk bakteri dan kutu berkembang biak. Bisa dibayangkan betapa banyaknya kotoran tak terlihat yang tidur bersama Anda tiap malam.

Disarankan mencuci bantal setiap tiga bulan sekali. Beberapa jenis bantal yang terbuat dari bahan sintetis cukup aman dibersihkan menggunakan mesin cuci. Cucilah dengan air bersuhu 60 derajat Celcius untuk membunuh sebagian besar bakteri. Sebaiknya gunakan deterjen cair karena deterjen bubuk bisa meninggalkan residu. Kemudian bilas hingga dua kali pengulangan agar tidak ada deterjen yang tersisa.

3. Kasur
Kotoran kutu yang mengendap pada kasur juga bisa menyebabkan alergi serta asthma. Jika terdapat juga jamur di kasur, bukan tidak mungkin akan memicu reaksi alergi serius mulai dari gatal-gatal, kulit kemerahan, ruam hingga sesak napas. Kasur yang tidak pernah dibersihkan juga berpotensi menyimpan bakteri MRSA atau campylobacter yang bisa mengakibatkan demam, kram hingga diare. Jika terkena noda seperti cairan atau makanan, Laura menyarankan untuk tidak membiarkannya terlalu lama. Segera bersihkan dengan mengusap permukaan kasur menggunakan kain yang dibasahi air dingin serta shampo atau sabun mandi cair. Gosok permukaannya hingga bersih, lalu jemur. Cara ini akan mencegah endapan kotoran serta kuman berkembang lebih banyak.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai bahaya jika tidak mencuci sprei secara teratur. Mulai sekarang teraturlah dalam mencuci sprai dan membersihkan kasur Anda. Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Menu
Open chat
1
Halo kak
Ada yang bisa kami bantu?